( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0

Sejarah Furniture Jepara

Sunday, May 1st 2016.

Sejarah furniture jepara – Kesenian khas Furniture Jepara telah menjadi aspek tersendiri dalam dunia industri yang dinamis saat ini. Jepara kini, memiliki  sekitar 12.000 rumah industri dan 200 lebih eksportir. Tiap pengrajin memiliki 5-15 tukang pengrajin. Jepara memang bukan satu-satunya kota yang memproduksi furniture. Akan tetapi tidak ada kota yang melebihi Jepara dalam jumlah pengrajin dan pengusaha mebel. Di Jepara sendiri terdapat showroom mebel terpanjang di dunia. Bukan satu showroom, bahkan banyak showroom berderet-deret sepanjang 20 KM di jalan Pecangaan – Tahunan – Jepara. Waow…. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Ya karena Jepara merupakan sentra home industri yang sangat lengkap. Selain sentra furniture, Jepara juga dikenal sebagai sentra kain Tenun & Batik tradisional, dan lain sebagainya.

sejarah furniture jepara

Terus karya tataning bumi

Sejarah Seni Ukir Jepara

Kerajaan Majapahit telah menciptakan sejarah besar di Indonesia. Salah satu kerajaan besar yang ada di Jawa Timur ini pernah menguasai hampir seluruh daerah di Asia Tenggara. Kebesaran kerajaan ini telah meninggalkan banyak sejarah, di antara sejarah besar itu adalah hidup seorang seniman pengukir dan pelukis hebat, pada zaman kekuasaan Raja Brawijaya. Seniman tersebut bernama Prabangkara atau disebut juga Joko Sungging. Pada suatu hari, Raja Brawijaya ingin mempunyai lukisan istrinya tanpa busana, keinginan ini merupakan wujud dari cinta sang raja. Prabangkara kemudian dipanggil untuk mewujudkan keinginannya tersebut. Tugas yang sangat berat, bahkan hampir mustahil. Melukis istri raja tanpa busana, tetapi tidak boleh melihat permaisuri dalam keadaan tanpa busana, artinya Prabangkara dalam melukis harus menggunakan intelegensia dan imajinasi yang tinggi. Tugas tersebut akhirnya diselesaikan oleh Prabangkara dengan baik. Namun, tiba-tiba ada seekor cicak buang tinja dan tepat mengenai lukisan itu, sehingga lukisan tersebut punya tahi lalat. Raja sangat gembira karena keinginannya bisa terwujud dengan sempurna. Namun, setelah dilihat secara detail, ternyata ada tahi lalat di lukisan itu yang sama persis dengan tahi lalat sang istri. Kemudian Raja Murka mengetahui hal tersebut, dan menuduh Prabangkara telah melihat langsung istrinya tanpa busana. Raja cemburu dan menghukum Prabangkara dengan mengikatkanya pada layang-layang, kemudian menerbangkannya. Layang-layang tersebut terbang hingga mendarat di suatu tempat belakang gunung (Sekarang dikenal dengan nama Mulyoharjo) di daerah Jepara. Jiwa seni yang sudah melekat pada diri Prabangkara kemudian diajarkan pada masyarakat sekitar di daerah tersebut, dan bahkan hingga saat ini daerah tersebut terkenal dengan julukan sebagai “kota ukir”. Daerah itu juga kini dikenal dunia karena seni ukirnya yang luar biasa.

Begitulah kurang lebih sejarah singkat tentang seni Ukir Mebel Jepara. Sekilas menarik untuk didengar, bahkan memberikan inspirasi dan pertanyaan besar. Bagaimana layang-layang berawak manusia bisa terbang dari Majapahit Jawa Timur sampai mendarat di Jepara Jawa Tengah? Apakah ini khayalan atau kenyataan?

Ada bukti otentik riwayat tentang seni ukir Jepara. Ditemukannya artefak-artefak peninggalan Ratu Kalinyamat di Masjid Mantingan Jepara. Artefak ini berupa seni ukiran yang sudah ada jejaknya pada masa Pemerintahan Ratu Kalinyamat (1521-1546). Pada tahun 1549 anak perempuan sang ratu yang bernama Retno Kencono memberikan peranan dan perhatian besar terhadap perkembangan seni ukir. Di kerajaa, Ratu mempunyai seorang menteri yang ahli dalam bidang ukir, bahkan dia dijuluki seorang seni ukir yang baik datang dari daerah Campa (Cambodia) bernama Sungging Badar Duwung. Menteri tersebut diminta Sang Ratu memperindah bangunan Masjid Mantingan dan Makam Jirat (Makam untuk suaminya) dengan ukiran yang memang menjadi keahliannya. Pada waktu itu, Menteri tersebut memenuhi permintaan Sang Ratu dengan membuat 114 relief pada batu putih, yang sampai saat ini masih menempel pada dinding-dinding Masjid dan Makan Sultan Hadlirin. Ini merupakan bukti nyata bahwa seni ukir sudah ada pada zaman dahulu, sangat menarik bukan untuk dipelajari?

Asal Usul Seni Ukir Jepara

Konon ceritanya di daerah Belakang Gunung terdapat sekelompok pengukir yang bertugas untuk melayani kebutuhan seni ukir keluarga kerajaan. Kelompok tersebut akhirnya mulai mengembangkan bakatnya dengan mengajak tetangga sekitar iktu belajar seperti mereka. Semakin hari anggota kelompok tersebut bertambah banyak, karena dukungan pada masa Ratu Kalinyamat saat itu. Seni ukir ini sempat mengalami stagnan setelah meninggalnya Sang Ratu, namun mulai berkembang lagi para masa Kartini.

Peranan yang besar diberikan oleh RA. Kartini terhadap perkembangan ukir furniture Jepara saat itu. Pendampingan selalu diberikan untuk membuat produk ukir yang berkualitas dengan lebih mementingkan desain produk yang bisa disukai pasar. Dia kemudian mengumpulkan para pengrajin ukir, memberikan modal dan memasarkan produk mereka ke Batavia, Semarang dan Negeri Belanda. Untuk mengembangkan desain, RA Kartini memotivasi pengrajin untuk bisa berfikir tentang aspek fungsional dari sebuah produk. Sehingga mereka diharapkan mampu membuat ukiran dengan model benda-benda mebel yang fungsional, bertemakan kebutuhan mebel (furniture) untuk keperluan rumah tangga. Kartini kemudian mendirikan sekolah bernama “Openbare Ambachtschool” spesial mempelajari dan mendalami tentang seni ukir tepat pada tanggal 1 Juli 1929. Pada saat itu juga pemerintah Jepara mendirikan sebuah perusahaan milik komunitas “Jepara’s Houtsnijwerk En Meubelmaker” (Local Clusters in Global Value Chains, Roos Kities Andadari), Akan tetapi perusahaan ini gulung tikar beberapa tahun kemudian. Tutupnya perusahaan tersebut, tidak menghilangkan kemahiran orang-orang jepara dalam bidang seni ukir ini. Bahkan kemahiran ini telah diwariskan secara turun-temurun sebagai transfer knowledge kepada warga Jepara selanjutnya. Bukan berarti sekolah dan perusahaan itu tidak penting, bahkan sangat penting sekolah sebagai sarana untuk memupuk hobi dan seni mengukir pengrajin Jepara.

Munculnya Ekspor Furniture Jepara

Pada tahun 1970, ukir Furniture Jepara mulai dikenal secara domestik. Walaupun perkembangannya tidak banyak, namun cukup untuk membuat para pengrajin Jepara bertahan. Kemudian Pemerintahn Daerah Jepara berinisiatif untuk belajar tentang sistem dan cara penjualan produk secara ekspor ke Bali, tepat pada tahun 1981. Pada saat itu Bali sudah berpengalaman dengan dunia ekspor. Jepara belum pernah ekspor sama sekali, dan bahkan daerahnya masih tergolong daerah yang miskin di Jawa Tengah. Hasil belajar di Bali memberikan dampak positif kepada perkembangan usaha Mebel Jepara. Selang tiga tahun kemudian ada beberapa perusahaan furniture di Jepara mulai melakukan ekspor.

Pada perkembangannya dunia usaha selalu mengalami naik turun. Dengan berjalannya waktu ekspor furniture Jepara sempat mengalami penurunan. Namun, para pengrajin dan pengusaha Jepara masih bertahan. Hal ini karena masih ada penjualan lokal ke Jawa, Sumatra, Bali, Sulawesi, Kalimantan dan seluruh daerah di Indonesia pada umumnya.

Save

Produk terbaru

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 6285228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeTMJ 642
Nama BarangKursi Tamu Kartini Ukiran Jati Jepara
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 6285228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeTMJ 641
Nama BarangNakas Jati Ukir Jepara 5 Laci
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 6285228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeTMJ 640
Nama BarangBale Bale Jati Ukiran Minimalis
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 6285228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeTMJ 639
Nama BarangBale Bale Jati Ukiran Kerawang
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 6285228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeTMJ 638
Nama BarangTempat Tidur Minimalis Kayu Jati Ukiran
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 6285228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeTMJ 637
Nama BarangBangku Bale-Bale Kaki Macan Jati Ukiran
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 6285228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeTMJ 636
Nama BarangMeja Ketapang Ukir Kayu Jati
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 6285228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeTMJ 635
Nama BarangKursi Makan Balero Kerawang Jati Ukiran
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail

Rekening Bank

an. Agus Rohman 1350015317546
an. Agus Rohman 0431864700
an. Agus Rohman 589401007093531

Testimoni

  • Noor Wahid-jepara

    plakat untuk siswa siswi MA sabilul ulum lulusan 2017/2018

  • Hananda atit qurota-Kadipaten

    Sesuai pesenan Bagus pokoknya deh

  • Retno-surabaya

    Trmksih y Pak Agus toko-Mebel.com, pesanan papan nama kayu jati sdh sampe, kualitas sangat bagus sesuai dg permintaan.

  • Maria Ende-Kupang

    Pak Agus, maaf baru ngabari, kursi makan balero, kursi tamu ganesha, kursi teras, dan bangku bale-bale, dah sampe kemarin sesuai pesanan. Makasih banyak ya...

  • H. Isma'il-Banda Aceh

    Kursi dudut LEO, Kursi makan balero parkit, Buffet TV Minimalis, Teras Betawi, dan Kursi Malas dah sampai, kualitasnya bagus. Makasih banyak mas Agus - Toko-MEBEL.com

  • Mas Eko-Tenggarong

    Terima kasih mas Agus Toko-MEBEL.com. Set Pintu rumah, Kursi tamu Ganesha, Kursi Makan salina gendong, pesanan dah sampai kualitas bagus. Akan saya recomended...

  • Ahmad-Bogor

    Sudah pesan dua kali ini, baru sempat ikut ngisi testimoni. Kualitas produk furniture yang sangat bagus sesuai dengan pesanan saya. Makasih mas Agus toko-MEBEL.com

  • Mendo-Palangkaraya

    Terima kasih mas Agus toko-MEBEL.com. Set kamar minimalis sudah sampai, sesuai pesanan. Akan saya rekomen ke kerabat saya.

  • solkan-semarang

    Terima kasih mas Agus toko-MEBEL.com, set kamarnya sudah saya pakai, bagus banget sesuai pesanan. Rencana saya akan order lagi.

  • aam-purbalingga

    terimakasih,,pesanan meja makan nya udah di anterin.sampe.purbalingga,,jauh2 dari jepara,,,jangan kapok ya,,kalo.kita pesen.lagi,,abis bagus bgt ukirannya

Semua Testimoni